YOUTHTEEN DAILY DEVOTIONS “GROW” DIGITAL BOOK (PDF FILE)

YOUTHTEEN DAILY DEVOTIONS “GROW” DIGITAL BOOK (PDF FILE)

growYouthteen copy

“Bagaimanakah seorang anak muda dapat menjaga agar hidupnya tetap bersih? Dengan membaca firman-Mu dan mengikuti petunjuk-petunjuknya” ~ Mazmur 119:9 FAYH

Salah satu kerinduan JKI Maranatha Church adalah membangun kehidupan jemaat menjadi berbuah dan dewasa.

Oleh sebab itu bekerjasama dengan Youthteen Maranatha, kami mem’publish kembali Youthteen’s Daily Devotions “GROW” (Renungan harian untuk anak muda) dalam format digital PDF FILE.

bacaan yang penuh nilai firman Tuhan dan kehidupan dengan pendekatan yang relevant untuk generasi ini.

click link dibawah ini:

http://www.mediafire.com/download/x8xepvafx8j5fpy/Youthteen_Devotions_GROW.pdf

Selamat diberkati!

‘Anything healthy Grows, anything that grows changes’

‘Segala sesuatu yang sehat pasti akan bertumbuh, dan segala sesuatu yangbertumbuh pasti berubah’

MATTERS OF THE HEART DIGITAL BOOK:  1. BE MATURE (Menjadi Dewasa) | Membangun Kehidupan dengan hati

MATTERS OF THE HEART DIGITAL BOOK: 1. BE MATURE (Menjadi Dewasa) | Membangun Kehidupan dengan hati

mattersOfTheHeartpsd copy

Introduksi

Ada 2 gelas di atas meja, yang satu berisi air putih dingin dan yang satunya berisi air putih panas, lalu dicelupkan teh celup ke gelas yang berisi air putih dingin sebanyak 3 kali, hasilnya air tetap putih. Kemudian the celup dicelupkan ke dalam gelas yang berisi air putih panas sebanyak 3x juga dan hasilnya air di dalam gelas tersebut berubah menjadi warna teh.

Dari semua ini, kita temukan satu kebenaran yang harus menjadi catatan penting dalam kehidupan kita yaitu:

‘HIDUP KITA TIDAK DITENTUKAN OLEH APA YANG DATANG KEPADA KITA TAPI HIDUP KITA DITENTUKAN OLEH APA YANG ADA DI DALAM DIRI KITA’

Sebuah rumah dikatakan sebagai rumah yang kuat, tidak ditentukan oleh indahnya rumah itu, warna catnya yang bagus, perabotnya yang bagus tapi ditentukan oleh kuatnya konstruksi bangunan rumah itu dan otomatis itu sangat terkait dengan fodasinya. Dan fondasi itu ada di posisi yang tak terlihat (di bawah tanah).  Hati adalah tempat yang tak terlihat , Hati adalah fondasi dalam kehidupan.

“ Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan”

-David E. Meijanto-

PART 1 : BE MATURE (MENJADI DEWASA)

Kokokan Ayam dan matahari

“God is bigger than our problem”, kalimat ini sudah sangat biasa kita dengar bahwa Allah kita adalah Allah yang lebih besar dari masalah-masalah dalam kehidupan kita, tapi terkadang sesuatu dapat sangat menghalangi pandangan kita untuk melihat kenyataan tersebut. Persoalan di depan kita terlihat begitu besar dan berat bila dibanding dengan Tuhan yang kita puji dan agungkan setiap hari Minggu di gereja.

Apabila anda merasa hal itu sering terjadi dalam hidup anda dan itu yang menjadi kesulitan bagi anda untuk menjalani hidup ini, saya ingin mengajak anda untuk mencerna perlahan-lahan ilustrasi berikut ini, saya harap ini akan membawa anda melihat suatu gambaran yang lebih besar tentang hidup ini.

Pernahkah anda mendengar ayam jantan berkokok setiap pagi? ( kecuali bila anda tidak pernah bangun mendahului ayam itu berkokok), saya percaya saat anda mendengarnya maka anda akan segera bergegas menyibakkan selimut anda dan bangun karna itulah tanda bahwa hari sudah pagi dan matahari sudah terbit.

Bagaimana kalau sebaliknya di suatu pagi anda tidak mendengar kokokan ayam, apakah anda juga akan bangun dan berpikir bahwa hari sudah pagi karena sinar matahari telah masuk dalam kamar anda melewati jendela kamar anda. Ataukah anda akan meneruskan tidur saudara karna ayam-ayam tersebut tidak berkokok? Manakah yang anda percayai?

Sering dalam kehidupan kita, kita menyimpulkan sesuatu dengan salah, kita tidak melihat sebab melainkan akibatnya.

Ayam berkokok adalah tanda terbitnya matahari, tetapi matahari akan tetap bersinar walaupun ayam tidak pernah berkokok, terbitnya matahari bukan disebabkan oleh kokokan ayam… Selama Tuhan masih menghendaki bumi berputar maka akan selalu ada matahari terbenam dan matahari terbit

Sepanjang Tuhan menghendaki matahari masih bersinar dalam kehidupan kita, maka matahari akan terus bersinar, dan tidak ada satu hal pun yang dapat menghalanginya… meskipun “ayam tidak pernah berkokok”

‘Esensi kehidupan kita bukan pada persoalan kita tetapi esensinya adalah masihkah kita percaya pada Tuhan dan segala janjiNya, dan bahwa Dia sanggup menolong kita’

Terkadang kita menjadikan masalah dan pergumulan menjadi fokus utama dan menyita perhatian kita dari esensi hidup ini . Yesus berkata, Percayalah padaKu, maka Aku Tuhan yang menyertai engkau.

 

Tanggung jawab

Menurut anda orang seperti apakah yang dapat disebut orang yang bertanggung jawab?

Ya, sederhana sekali yaitu orang yang dapat menjawab dengan tepat dan benar akan apa yang dipercayakan dalam hidupnya. Lewat tindakan sikap, dan keputusannya.

Kehidupan, dan segala sesuatu yang kita miliki saat ini adalah suatu tanggung jawab yang Tuhan percayakan kepada kita. Dia memberikannya karna Dia mempercayai kita, dapatkah kita dipercayai?

Kekristenan bukan hanya sekedar kita pergi ke gereja atau melakukan aktivitas pelayanan, tetapi setiap menit demi menit kita dapat mempertanggungjawabkan kehidupan yg Tuhan percayakan kepada kita.

Apabila kita tidak dapat mengambil tanggung jawab itu kita akan hanya menjadi seperti gong yang bergemerincing.

 

Dapat dipercaya

Waktu Tuhan berjanji kepada bangsa Israel bahwa mereka akan menjadi umat kepunyaanNya dan Tuhan menjadi Allah mereka, maka pada waktu yang bersamaan dengan hak dan anugerah yang mereka terima bangsa Israel juga memiliki tanggung jawab untuk menjadi bangsa kepunyaan Allah.

Bangsa Israel memiliki tanggung jawab untuk menyatakan kepada dunia bahwa mereka adalah kepunyaan Tuhan yang hidup, dan mereka harus bertanggung jawab untuk hidup menurut perintah dan ketetapan Allahnya.

‘Orang yang dapat bertanggung jawab adalah hanya orang yang sudah dewasa. Orang dewasa tahu mana yang menjadi tanggung jawabnya, bukanlah anak kecil.’

Saya memiliki anak yang masih berusia 6 tahun, sering sekali saya harus mengingat kan anak saya untuk bertanggung jawab membereskan mainan dan barang-barang kepunyaannya yang merupakan pemberian saya untuk dijaga dan disimpan dengan rapi. Tetapi karena dia belum cukup dewasa maka yang terjadi seperti yang sudah anda bayangkan, mainan baru yang cepat rusak, buku-buku yang hilang sampul depannya dll ( anda bisa membayangkan betapa banyaknya mainannya yang sudah pernah dihilangkan atau rusak…)

Ada sebuah kalimat yang indah dan benar, kalimat itu berkata seperti ini;

‘Bukan orang yang pintar yang akan berhasil dalam hidupnya melainkan orang yang memiliki sikap untuk mengambil tanggung jawab, sekecil apapun tanggung jawab itu.’

Bila kita memiliki sikap seperti itu, saya percaya Tuhan akan membawa kita naik ke jenjang keberhasilan.

 

Tanggung jawab itu lahir dari bentuk proses mentalitas yang benar.

Saat mentalitas yang benar tercakup pikiran yang benar,percaya kita juga akan benar, dan hidup kita akan di atas rata-rata, maka hidup kita akan terprogram secara positif (Menghargai setiap tanggung jawab walaupun itu sangat kecil) maka kita akan menjadi orang yang dapat mengambil tanggung jawab.

‘Persoalan yang terjadi dalam hidup kita dapat membuat hidup kita menjadi terprogram negatif.’

Ada sebuah contoh di Alkitab tentang hamba yang jahat, hamba ini diberi talenta hanya satu oleh tuannya…dia berpikir tuannya itu jahat dan hasilnya dia tidak melakukan apa-apa. Pikiran negative kita akan menghambat kita untuk maju dan bertindak.

Suatu kali dalam perjalanan pelayanan saya, saya mendapatkan pelajaran yang sangat berharga. Pada waktu itu saya masih melayani di Gereja Sidang jemaat Allah, hari itu saya dan teman saya bertugas untuk melayani di kelompok sel pada jam 6 sore, sedangkan pada hari yang sama saya juga ada pelayanan di luar kota dan jujur waktu itu saya menganggap enteng pelayanan sel itu hingga saya pulang dengan waktu yang sangat sempit bahkan terlambat, akhirnya sampailah saya tiba di tempat sel yang ada dengan keadaan yang masih capai dan saat itu jam menunjukkan pukul 7.15 malam.

Pada waktu itu saya masih merasa tidak bersalah hingga pendeta senior saya menegur saya dengan keras, dengan muka yang nenahan marah “Om Liem” nama pendeta saya berkata: “Apabila kamu tidak bisa mengambil tanggung jawab pelayanan yang kecil kamu juga tidak akan bisa menjadi hamba Tuhan yang besar.”

Setelah kejadian itu saya mendapat skorsing 1 bulan untuk tidak pelayanan sama sekali, sambil menanggung malu bersama teman saya di dalam hati kami berpikir pendeta kok marah-marah..

Tetapi setelah peristiwa tersebut ada pelajaran yang sangat berharga untuk kami yaitu tidak memandang sebuah pelayanan yang meskipun kecil dan sederhana untuk disepelekan, dan manganggap enteng hal yang kurang penting.

 

Kunci dalam diri kita

Apabila kita bisa mengambil tanggung jawab itu menandakan kalau kita sudah dewasa.

Saya sangat senang dengan ayat Firman Tuhan yang terdapat di Amsal 16:32 , ayat ini berbicara tentang kedewasaan dan mentalitas yang benar, di situ dikatakan:

“Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan orang yang menguasai dirinya melebihi orang yang dapat merebut kota”.

Definisi dari kata sabar disini dapat diartikan,

Sabar: kemenangan pribadi, personal triump, orang yang menang terhadap diri sendiri, berpikiran positif, dalam situasi seburuk apapun

Kalau kita dapat mengampuni itu karena kita dapat berpikir positif terhadap orang dan situasi yang ada.

Menguasai dirinya: self control, dapat memimpin hidupnya, personal leadership

Siapapun orang tersebut,A pabila orang tersebut tidak memiliki 2 hal di atas maka orang tersebut tidak akan berhasil.

Yakobus  1:4

“Dan biarkanlah ketekunan ( kesabaran ) memperoleh buah yang matang supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun”. Dapat mengelola semua keadaan dengan sikap dan cara yang benar.

Whole and perfect: the problem will not dry up him

‘Orang yang memiliki kesabaran dan penguasaan diri adalah orang yang memiliki kematangan, dan masalah tidak akan dapat mengeringkan, atau menguras dirinya.’

Ada banyak orang yang mencari pendeta atau hamba-hamba Tuhan untuk menyelesaikan masalahnya, tetapi sebetulnya kunci dari masalah tersebut bukanlah nasihat atau perkataan dari pendeta melainkan kuncinya adalah diri mereka sendiri.

‘The key is in yourself! Not the advices from the pastors. Find your life essension and you will get victory’

Temukanlah esensi dalam hidup anda dan anda akan meraih kemenangan

Find the solution!  Temukan solusinya

 

Kelebihan kita

What is our strength? jika kita menemukan keunggulan kita maka kita tidak akan pernah mengeluh

Find your strength! Temukan kelebihan kita!

Jangan meniru, jangan ingin menjadi orang lain, setiap orang mempunyai keunikan masing-masing menurut yang telah Tuhan berikan.

Kita dapat mengasah keunggulan kita dengan cara menjadikannya sebuah kebiasaan. Keunggulan kita terletak pada kebiasaan kita! Saat kita melihat seseorang yang melakukan sesuatu tindakan yang baik maka kita akan begitu terinspirasi dengan apa yang dilakukan orang tadi. Tetapi sebenarnya kita harus tahu apakah itu sebuah tindakan yang merupakan kebiasaan ataukah ada motivasi-motivasi

tertentu dibalik tindakan yang dilakukan orang tersebut.

Perilaku kita harus terlahir dari kebiasaan kita.

Orang bisa memberi karena motivasi atau faktor-faktor lain, misalnya agar terkenal, atau agar dianggap pemurah, tapi dalam kehidupan sehari-harinya apakah dia juga merupakan orang yang pemurah?

Make a habbit! Build something positive in your life! Kebiasaan yang baik dapat mengatasi persoalan-persoalan dalam kehidupan kita.

Kebiasaan (yang dibangun dengan susah payah) akan membentuk keunggulan dalam hidup kita yang luar biasa. Orang yang dewasa adalah orang yang mampu membangun kebiasaan yang baik.

Orang yang sabar dapat memandang kehidupan dengan benar dan utuh (bukan fakta yang dilihat mata)

Kehidupan kita dan peristiwa-peristiwa di dalamnya adalah merupakan suatu paket rancangan Tuhan, Dia dapat melihat kehidupan kita secara utuh dari awal hingga akhirnya, kita tidak perlu kuatir sebab platform Tuhan adalah masa depan yang penuh pengharapan.

‘Kesulitan adalah bagian dari perjalanan hidup kita, esensinya adalah kita tetap percaya akan janjiNya.’

Kita dapat menintepretasikan sesuatu yang Tuhan maksud dengan cara yang salah, contoh mudah dalam kehidupan sehari-hari saat kita mendengar kata “sosro” maka konotasi kita adalah merek suatu produk teh botol, padahal bisa juga sosro itu nama orang…,lalu bila kita mendengar kata Gudang garam, maka konotasi kita adalah rokok, padahal maksudnya adalah benar-benar sebuah gudang yang berisi garam… dan lain sebagainya

Dalam hidup ini kita perlu merubah paradigma kita!

‘Tidak selalu persoalan masalah itu negatif atau buruk, orang yang dewasa akan mampu menelaahnya.’

Kita telah dikaruniai panca indra yang terlatih untuk memilih mana yang baik atau buruk untuk hidup kita, mari kita kelola panca indara kita untuk memilih mana yang harus kita terima dan tidak.

Self control: tidak diperhamba melainkan kita dapat memimpin hidup kita dijalan yang harus kita lewati, apapun prinsip yang dunia katakan, kita harus mempunyai jalur yang benar, nilai-nilai firman Tuhan, bersama Roh kudus.

 

Bertumbuh dan Menjadi Dewasa

Jadi bagaimana caranya agar kita dapat bertumbuh dan mempunyai mentalitas yang benar?

Lukas 22:40

“Setelah tiba di tempat itu Yesus berkata:” berdoalah supaya kamu tidak jatuh dalam pencobaan”

Bagaimana supaya kita tidak jatuh dalam pencobaan? Berdoa!

Doa bukan sekedar meminta! Doa yang seperti apa?

Hubungan yang permanen antara kita dengan Tuhan sehingga kita mempunyai supply rohani dari Tuhan yang tak berkesudahan, seperti Pohon yang mendapat supply dari akar-akar nya. Pohon yang memiliki supply yang baik juga mempunyai metabolisme yang baik, dan dapat bertumbuh dengan baik dan kuat.

Ketika kita mempunyai metabolisme yang baik kita akan menjadi dewasa, begitu juga bila kita bandingkan dengan pertumbuhan seorang anak yang memiliki gizi yang tidak baik dan yang baik akan sangat berbeda, di negara-negara miskin anak-anak tidak dapat bertumbuh dengan baik, bahkan ada yang meninggal dan tidak pernah menjadi dewasa, berbeda dengan anak-anak yang tumbuh dengan gizi yang baik, mereka akan tumbuh dengan sehat dan bahkan dengan postur yang lebih tinggi dari usia normalnya.

Apabila ada sesuatu yang buruk masuk ke dalam saraf rohani kita maka kita akan dapat menyortirnya dengan baik, juga otot-otot rohani kita akan bertumbuh dengan baik .

‘Maka artinya kedewasaan kita akan sangat ditentukan oleh hubungan natural kita dengan Tuhan.’

Tuhan menunggu kita untuk memiliki hubungan yang dapat mendewasakan hidup kita.

Esensi kehidupan kita ada di sana. Apapun kondisi kita platform Tuhan tetap ada dalam hidup kita.

 

__________________________________________________________________

@ 2010 Media Maranatha

Author  : David E. Meijanto

Editor    : Lita Sidharta

Biografi Penulis:

Pdt . David Epenetus Meijanto,  lahir di desa Krasak Bangsri Jepara 15 Mei 1964. Mengalami mujizat pada masa kanak-kanak Pastor David diserahkan sebagai nazar kepada Tuhan oleh kedua orang tuanya. Pada usia 18 tahun  mengalami lahir baru dan mulai melayani sepenuh waktu pada
tahun 1986.

Pada tahun 1989 – 1997 melayani sebagai asisten Gembala Sidang di GJKI Maranatha Ungaran. Atas  kepercayaan dari Sinode JKI  pada tahun 1997-2006 Pastor David  diutus untuk merintis dan menggembalakan jemaat JKI Kemuliaan Allah di kota Lampung.
Terinspirasi dari teladan hidup dan perjalanan hidup Pastor David, penulis Nirwanto Ki S. Hendrowinoto menulis buku “ Titian Kehidupan “ pada tahun 2009. Sebuah buku yang mengajarkan tentang konstruksi membangun karakter.

Bersama dengan istri Maria Enny Wijaya dan 4 anak-anak ( Giselle, Gio, Gabby dan Gray) sejak tahun 2006 hingga saat ini Pastor David melayani sebagai Senior Pastor di GJKI Maranatha Ungaran dan menjadi Wakil Ketua Sinode JKI.
Buku yang pernah di tulis sebelumnya adalah Menjadi Pahlawan-Pahlawan Allah tahun 2002.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

HOME SURVIVAL HANDBOOK

HOME SURVIVAL HANDBOOK

SURVIVAL

Pertumbuhan rohani kita menuju kedewasaan dan keserupaan dengan Kristus digambarkan seperti
sebuah perjalanan yang melewati keadaan yang sulit/ancaman/kondisi yang tidak terduga.

Seorang SURVIVALIST akan berjuang untuk bertahan hidup dan terus bertumbuh dalam segala situasi untuk sampai pada tujuan yang ditetapkan. Bersama HOME yang adalah keluarga Anda dalam Kristus,
perjalanan dan perjuangan rohani Anda akan dimulai dan doa kami itu menjadi perjalanan yang
menyenangkan dan menggairahkan.

Survival Handbook ini di buat untuk kepentingan Anda dengan tujuan untuk menyingkirkan setiap
kesalahpahaman dan gambaran yang tidak tepat yang mungkin Anda miliki tentang HOME. Anda
adalah pribadi yang penting dalam keluarga besar Gereja JKI Maranatha, karena itu kami tidak ingin
kehilangan Anda tetapi ingin menjadi teman seperjalanan dan bertumbuh bersama Anda dalam Kristus.

 

HOME adalah istilah yang di pakai untuk Kelompok Sel di Gereja JKI Maranatha. HOME adalah komunitas kecil yang sehat untuk jemaat JKI Maranatha, dimana setiap Homer (istilah untuk anggota HOME) mendapat perhatian dan kesempatan untuk bertumbuh dan
mengembangkan talentanya dan mencapai potensinya secara maksimal.. Karena itu HOME sangat penting dalam perjalanan pertumbuhan rohani kita

Dapatkan softcopy HOME SURVIVAL HANDBOOK dibawah ini. untuk mengetahui A-Z tentang HOME (Komunitas Sel di JKI Maranatha Church Ungaran) di:

http://www.mediafire.com/view/dj2b4x8z6osxhz3/HOME_SURVIVAL_HANDBOOK.pdf

 

Selamat diberkati!

 

www.jkimaranatha.com

 

 

 

 

IMPACT MAGAZINE EDISI AGUSTUS-OKTOBER 2015 “Pelipat Gandaan” (JKI Maranatha Magazine)

IMPACT MAGAZINE EDISI AGUSTUS-OKTOBER 2015 “Pelipat Gandaan” (JKI Maranatha Magazine)

impaSeptembr2015 copy

Dapatkan IMPACT MAGAZINE EDISI AGUSTUS-OKTOBER 2015 “Pelipat Gandaan” (JKI Maranatha Magazine) dalam bentuk PDF  digital magazine di:

http://www.mediafire.com/…/IMPACT_MAGAZINE_AGUSTUS-OKTOBER_…

Hadir lebih segar dan modern dengan banyak artikel dan tips yang menginspirasi jemaat untuk bertumbuh dan berbuah didalam Tuhan.

Selamat diberkati!